Projectgamr.com – Bupati Mukomuko Minta Kemkominfo Blokir Gim Online Seperti PUBGM Hingga Free Fire,

Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sapuan, dilaporkan menyurati Menteri Komunikasi & Informatika (Menkominfo) Bustari Maller supaya memblokir situs & aplikasi gim online seperti PUBG hingga Free Fire.

IDGS, Rabu, 23 Juni 2021 Sapuanberalasan bahwa gim online tersebut memiliki akibat negatif bagi anak. Maka dari itu, ia meminta pemblokiaran kepada gim-gim online dilakukan secara nasional, melansir laporan CNNIndonesia.com mengutip Antara.

Beberapa game online yg diminta untuk diblokir antara lain PUBG, Free Fire, Mobile Legends, Higgs Domino & game sejenis yg aplikasinya disediakan lewat smartphone maupun komputer. Selain itu, Sapuan juga mengklaim banyaknya keluhan masyarakat setempat kepada gim online yg dapat diakses semua orang, khususnya bagi para remaja yg masih bersekolah.

“Bupati sudah menyampaikan surat permohonan untuk meminta Menkominfo melalui Direktorat Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi & Informatika memblokir game online di wilayah Kabupaten Mukomuko,” mengatakan Kepala Dinas Komunikasi & Informatika Kabupaten Mukomuko Bustari Maller dalam keterangan di Mukomuko, Selasa (22/6), seperti dikutip Antara.

Nimo TV Gelar Liga PUBG Mobile, Siapkan Total Hadiah Lebih dari Rp 100 Juta

Upgrade Elite Pass Free Fire Sekarang, & Dapatkan Item-item Eksklusifnya!

Phoenix Force Juarai Free Fire World Series 2021 Singapore, Bagaimana Sepak Terjang Perwakilan Indonesia?

Surat Bupati Mukomuko, Sapuan, kepada Kemkominfo. (Krafton Inc./HO-Diskominfo Mukomuko)

Permohonan dilayangkan ke Kominfo lantaran pemerintah daerah setempat tidak mempunyai kewenangan memblokir situs & aplikasi game online tersebut.

Menurut Sapuan, akibat negatif dari game online begitu besar, baik dari sisi perkembangan anak, kesehatan maupun pendidikan anak itu sendiri.

“Mereka, anak-anak itu, sudah jadi pecandu game online sehingga kondisi seperti ini semestinya segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat,” mengatakan Sapuan.

Kemudian dari sisi kesehatan, mengatakan dia, anak yg sudah kecanduan game online akan mengalami gangguan penglihatan, obesitas hingga syndrome quervain.

Lalu dari sisi psikologis, anak akan jadi lebih individual & jadi egois & dalam hal ini tidak cukup cuma mengendalikan peran orang tua saja, tetapi perhatian pemerintah melalui Kemkominfo supaya memblokir situs & aplikasi game online tersebut.

(Stefanus/Online)

Sumber: CNNIndonesia.com